Deretan Fitur Kesehatan Baru di Apple Watch dan iPhone: Dari Readiness sampai Health Age!

Sementara itu, HRV dapat diukur hingga setiap lima menit atau 24 kali lebih sering dibanding sebelumnya.
Data tersebut kemudian digunakan untuk memperbarui tampilan Vitals, termasuk Recovery HRV yang dibandingkan dengan baseline pribadi pengguna.Apple juga memperkenalkan Readiness dengan skor 0–10 dan rekomendasi seperti Recover, Pace Yourself, Ready, atau Go For It.
Algoritmanya mempertimbangkan aktivitas, vitals, dan sleep score, kemudian dapat berubah ketika data baru masuk.
Apple menyebut sistem ini dikembangkan menggunakan data Apple Heart and Movement Study bersama ilmuwan olahraga dan dokter, tetapi skor tersebut tetap sebaiknya dipandang sebagai panduan kebugaran, bukan diagnosis kondisi kesehatan.Health App Makin Banyak Mengandalkan AIPerubahan besar lainnya hadir melalui aplikasi Health yang akan tersedia di iOS 27 dan iPadOS 27.
Tab Insights dapat menampilkan rangkuman kondisi kesehatan sepanjang hari, sementara tab Longevity menggabungkan data dari iPhone, Apple Watch, AirPods, rekam medis klinis, serta perangkat pihak ketiga.
Salah satu fitur barunya adalah Health Age yang membandingkan sejumlah metrik dengan usia aktual pengguna.Apple juga menambahkan Movement Evaluations yang memanfaatkan kamera iPhone dan Apple Watch untuk menilai fleksibilitas, kekuatan, keseimbangan, mekanik gerakan, hingga VO2 max.
Proses ini berjalan di perangkat tanpa merekam atau menyimpan video.
Namun, fitur seperti pemeriksaan laboratorium melalui Health app untuk lebih dari 50 biomarker saat ini baru direncanakan untuk pengguna di Amerika Serikat.Secara keseluruhan, strategi Apple mulai bergeser dari sekadar mengumpulkan data kesehatan menjadi menginterpretasikan data tersebut.
Tantangannya adalah memastikan insight berbasis AI tetap akurat dan mudah dipahami, terutama karena data kesehatan sangat bergantung pada kualitas sensor, kebiasaan pengguna, dan konteks masing-masing individu.



