Pesanan Komponen iPhone 18 Pro Dipangkas, Tapi JP Morgan Tetap Optimis!

Apple dikabarkan memangkas pesanan komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di tengah laporan melemahnya permintaan.
Namun, analis JP Morgan menilai langkah tersebut belum tentu menjadi sinyal buruk bagi penjualan iPhone generasi terbaru.
Menurut mereka, penyesuaian produksi setelah peluncuran besar merupakan hal yang cukup umum dilakukan Apple.Situasi ini terlihat bertolak belakang dengan laporan dari pasar China yang menyebut penjualan iPhone 18 Pro lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro pada periode yang sama tahun lalu.
JP Morgan juga mengonfirmasi bahwa permintaan kedua model Pro tersebut memang meningkat, meskipun kenaikannya tidak terlalu signifikan.
Artinya, pemangkasan pesanan komponen tidak serta-merta menunjukkan bahwa produk tersebut kehilangan peminat.Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi ini adalah jadwal peluncuran iPhone 18 yang terbagi.
Apple telah merilis model Pro pada September, sedangkan model standar iPhone 18 diperkirakan baru hadir pada awal tahun depan.
Mereka memperkirakan pendapatan iPhone dapat turun sekitar 2% karena model standar iPhone 18 belum tersedia.
Baca juga
HP Baru Siap Meluncur! Intip Spesifikasi vivo V80 Lite 5G, Baterai 10.000 mAh Pemecah Rekor GUINNESSModel tersebut secara historis menjadi salah satu pilihan paling populer di jajaran iPhone.Meski demikian, tidak semua konsumen memilih menunggu.
Sebagian pembeli kemungkinan langsung membeli iPhone 18 Pro karena membutuhkan perangkat baru atau tidak ingin menunda pembelian.
Hal ini bisa membantu menjelaskan mengapa penjualan model Pro dilaporkan lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
JP Morgan juga menyebut iPhone 17 Pro masih mencatat penjualan yang kuat meskipun sudah tidak tersedia melalui .iPhone Lipat Jadi Tantangan Berikutnya bagi AppleSelain jajaran iPhone 18, Apple juga bersiap menghadirkan iPhone Duo, perangkat lipat pertama perusahaan yang menurut laporan akan tersedia pada pekan berikutnya.
JP Morgan memperkirakan perangkat tersebut dapat terjual sekitar 8,5 juta unit hingga akhir 2026.
Angka ini cukup besar jika dibandingkan dengan perkiraan pengiriman global ponsel lipat yang berada di kisaran 20 juta hingga 27 juta unit tahun ini.Namun, proyeksi tersebut masih berupa perkiraan analis, bukan angka penjualan yang telah terealisasi.
Penerimaan pasar terhadap iPhone lipat akan bergantung pada harga, pengalaman penggunaan, dan persaingannya dengan perangkat lipat yang sudah tersedia.
Dengan demikian, meskipun penyesuaian produksi iPhone 18 Pro belum tentu mengkhawatirkan, kinerja produk baru Apple dalam beberapa bulan ke depan tetap menarik untuk diamati.



